Penetapan & Pengelolaan Warisan Geologi Kabupaten Merangin

Pelaksanaan FGD ini merupakan salah satu tahapan dalam penetapan Warisan Geologi sebagaimana diatur dalam Permen ESDM No.01 Tahun 2020, tentang pedoman penetapan warisan geologi (geohetitage) pasal 5, yang menyatakan bahwa warisan Geologi ditetapkan melalui tahapan pengkriterian warisan geologi, perbandingan warisan geologi, pengklasifikasian warisan geologi dan pelaksanaan diskusi kelompok terumpun.

Geopark Merangin sebelumnya telah ditetapkan menjadi Geopark Nasional melalui surat keputusan Kepala Badan Geologi Kementerian ESDM Nomor : 130.K/04/BGL/2012 Tanggal 1 Maret 2012 tentang penetapan kawasan Merangin sebagai Geopark Nasional Indonesia. Namun dengan dikeluarkan Perpres No. 09 Tahun 2019 tentang pengelolaan taman bumi, pasal 5 menyatakan bahwa salah satu tahapan pengembangan taman bumi adalah dengan penetapan warisan geologi (Geoheritage). Oleh karena itu, Geopark Merangin kami usulkan kembali untuk ditetapkan menjadi warisan geologi.

Sekilas dapat kami gambarkan, warisan geologi (Geoheritage) yang kami usulkan untuk ditetapkan menjadi Geopark Nasional sebanyal 21 Geosite, berada di Kecamatan sungai manau, Renah Pembarap, Bangko Barat, Lembah Masurai, Jangkat dan Kecamatan Jangkat Timur.

Warisan Geologi Geopark Merangin diantaranya Fosil Flora Jambi, bentang alam karst dan adanya Kaldera Masurai. Keunikan mulai dari fosil daun dan kerang yang berumur 300 Juta Tahun, Goa Batu Gamping, Danau Kawah Gunung Api, Air terjun, semburan air panas, batu bersusun, yang terangkum dalam panorama bentang alam pegunungan.

Sejalan dengan proses penetapan warisan geologi, untuk mempercepat pengembangan taman bumi, saat ini juga sedang disusun Masterplan Geopark Merangin. Dengan adanya Masterplan ini nantinya upaya untuk mengembangkan Geopark Merangin menjadi lebih terarah dan terintegrasi dengan melibatkan seluruh Stakeholders terkait.

Untuk itu, pada kesempatan yang berbahagia ini Plt. Bupati Merangin (H. Mashuri, S.Pd, MM) yang diwakili oleh Kepala Bappeda Merangin (Dr. Agus, S.Sos, M.Hum) dalam sambutannya, mohon dukungan dari segenap Stakeholders pengembangan Geopark

Sambutan Plt. Bupati Merangin (H. Mashuri, S.Pd, MM) yang diwakili oleh Kepala Bappeda Merangin (Dr. Agus, S.Sos, M.Hum)

Diantaranya Pemerintah Pusat melalui Kemenko Maritim dan Investasi, Bappenas Kementerian ESDM, Kemenparekraf, BKSDA, BPDAS-HL Batanghari, BP2W, BWSS VI dan Balai Besar TNKS Pemerintah Provinsi Jambi melalui Dinas ESDM, Bappeda, Dinas Pariwisata dan Biro Perekonomian dan SDA. Kepada Bapak Rektor Universitas Jambi, Khususnya Fakultas Sain dan Teknologi dan PUI-PT Geowisata Merangin, kiranya kerja sama perencanaan, penelitian dan pengembangan Taman Bumi Merangin melalui program unggulan "Kampus Merdeka Merdeka Belajar" dapat diwujudkan.

Tak lupa juga mohon dukungan dari Komite Nasional Geopark Indonesia (KNGI), Jaringan Geopark Indonesia (JGI), Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI), seluruh penggiat Geopark dan Masyarakat di lokasi Geosite Geopark Merangin.

Di akhir sambutan tidak lupa disampaikan Apresiasi dan ucapan terima kasih kepada badan geologi khususnya Tim Verifikator warisan geologi, ditengah situasi pandemi Covid-19 masih berkenan untuk memproses pengusulan Warisan Geologi Kabupaten Merangin.

Facebook Comments

0 Komentar

TULIS KOMENTAR

Alamat email anda aman dan tidak akan dipublikasikan.