Explore Kekayaan Serampas Kabupaten Merangin

Keterangan Gambar : Gapura Selamat Datang di Danau Depati IV


"Explore Kekayaan Serampas Kabupaten Merangin"
Kalau mendengar kata Serampas tentu hall yang paling kalian ketahui ialah soal suhu kedinginan di daerah Serampas, nah bukan itu juga Serampas juga kaya akan Wisata nya, apalagi Budaya lokalnya Seperti Adat Istiadat yang masih di jaga sampai saat ini.
Salah satu peran adat yang penting terkait Sumber Daya Alam, Pengelolaan Lahan, dan Pola Pertanian, yang membentuk pengetahuan mereka tentang tumbuh-tumbuhan.
Marga Serampas terdiri atas tiga desa, yaitu Renah Alai, Tanjung Kasri, dan Renah Kemumu. Ketiganya berada di Kecamatan Jangkat, Kabupaten Merangin. Saat ini jumlahnya berkembang menjadi lima desa Setelah Renah Alai dimekarkan dengan menambah dua desa baru, yaitu Lubuk Mentilin dan Rantau Kermas. Lokasi tiga desa yang pertama berada di pinggiran Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS), sementara dua desa terakhir terletak di dalam kawasan Taman Nasional.
Kearifan Lokal yang masih terjaga hingga saat ini mengapa kami mengatakan seperti ini karena kami telah merasakan, Kepedulian warga Serampas Terhadap Pendatang atau Tamu yang Singgah ke desa mereka. Sabtu 04 Januari 2019 Kepala Bappeda Kabupaten Merangin Beserta Staffnya,disini Cerita Kami Bermula “Bang Agus sapaan akrab nya melakukan Perjalanan ke salah satu sudut Merangin yaitu Serampas Negeri Surga.

Di perjalanan menuju Serampas hal yang membuat saya penasaran yaitu pintu gerbang Selamat datang di desa pulau tengah 1001 Destinasi Wisata”

Saya berhenti sejenak, sambil meneguk Air Mineral yang saya bawa dalam perjalanan, dan melihat ke arah pintu gerbang, disana saya berpikir cukup lama “1001 Destinasi Wisata” Serontak pikiran saya hanya tertuju ke Danau Pauh,Danau Depati IV,ataupun Grao sakti.

Dari Desa Pulau Tengah atau Persimpangan masuk Gerbang “Selamat Datang Di Objek Wisata Danau Pauh” menuju Rantau Kermas (Persimpangan Danau Depati IV) berjarak 16KM dalam perjalanan menuju Desa Rantau Kermas kami harus berhati-hati karena track jalan nya yang cukup Extreme. Sedangkan kan dari Kota Bangko (Merangin) menuju desa rantau kermas Berjarak 113,1 KM memakan waktu 3 jam 23 Menit menggunakan kendaraan roda 4, 3 Jam 12 Menit Menggunakan kendaraan roda dua.

Sesampainya kami di Desa Rantau Kermas, Kami diSuguhkan dengan minuman khas mereka yaitu Kopi Serampas, “Mari Pak singgah dulu, duduk,istirahat, ini minuman dari kami “ kata salah satu warga

Ternyata kopi Serampas memiliki rasa yang unik dan luar biasa, karena diolah dari kopi Robusta Merangin yang ditanam di ketinggian diatas 1200 Mdpl”Ujar Bang Agus Selaku Kepala Bappeda Kabupaten Merangin sekaligus Koordinator Dalam Perjalan Kami.

Rasa unik dan dari fine robusta yg diracik dari Cherry merah dan di roasting secara profesional dan diproduksi dari Home Industri oleh masyarakat hukum adat serampas

Pertama kalinya saya kesana, dan dijamu dengan sangat Ramah oleh warga yang tinggal di daerah Serampas, saya sangat kagum kepada mereka yang mempunyai sifat ramah tamah,baik hati tidak pandang bulu,apalagi ketika mereka mengetahui bahwa kendaraan roda dua yang saya gunakan rusak dan tidak bisa digunakan mereka dengan ringan tangan,dengan senang hati mau membantu, nahh disini Respond saya lebih besar kepada mereka, dan ini patut dicontoh “Tinggal disini saja bang motornya, besok saja di ambil kalau sudah keluar dari danau, nanti saya panggil orang bengkel untuk memperbaiki motornya” kata salah satu warga yang umurnya kisaran 50 tahunan.

Waktu menunjukkan pukul 15:20 WIB Kami melanjutkan perjalan dari Rantau Kermas(Persimpangan Danau Depati IV) Menuju Danau Depati IV perjalanan menuju ke danau sekitar 7 KM,dengan track nya yang cukup extreme juga kami harus lebih berhati hati lagi, 16:35 WIB kami telah sampai di Danau Depati IV, karena rasanya badan tidak sanggup lagi melanjutkan perjalanan ke tujuan selanjutnya yaitu Grao Sakti kami memutuskan untuk beristirahat semalam di Danau untuk memulihkan tenaga kami, agar besok tidak ada cedera dalam melanjutkan perjalanan.

Paginya sekitar Pukul 08:15 WIB setelah menikmati Sunrise dan keluar dari Danau Depati IV kami melanjutkan perjalanan menuju Salah satu Destinasi Wisata Sumber Pusat Air Panas Yang ada di Merangin dan ini cukup terkenal berada di Perbatasan antara Desa Tanjung Kasri dan Renah Kemumu Memakan perjalanan Sekitar 20 KM, Sebelum itu lagi-lagi kami disuguhkan dengan segelas Kopi Serampas “untuk penghangat badan bang” kata mereka kepada kami.

Setibanya kami di Grao Sakti, Kami disambut oleh Asap yang berasal dari hangat Nya air yang keluar dari Grao Sakti, Kami pun tak sabar untuk Mandi (Membersih kan diri) di aliran sungai Grao Sakti sungguh sangat senang rasanya, Rasa Lelah, Penat, hilang seketika setelah kami mandi air panas di sungai Grao Sakti. Setelah menikmati pemandian Air Panas kami langsung beralih ke Air yang dingin karena di Muara Grao itulah pertemuan antara Air Hangat dan Air Dingin nya. "Merangin Mantap" Serentak Sorakan kami.

Dari Grao Sakti kami bergegas pulang karena waktu sudah menunjukkan pukul 15:30 dan cuaca juga tidak mendukung untuk kami menikmati keindahan alamnya, awan mulai menggelap, angin bertiup cukup kencang, dan kendaraan yang kemarin kami titip, karena rusak dan tidak bisa dibawa harus kami ambil.membuat kami cukup khawatir apakah bisa pulang hari ini, dikarenakan tracknya yang cukup extreme dan alhamdulillah kami berhasil keluar dengan tidak mendapatkan masalah sedikitpun pada kendaraan yang kami bawa roda dua maupun roda empat (Termasuk kendaraan yang mereka perbaiki).

Di akhir perjalanan pulang menuju Merangin tidak lupa pula kami singgah ke Wisata yang cukup populer juga di Merangin yaitu Danau Pauh yang berada di Desa Pulau Tengah, Kecamatan Jangkat, Kabupaten Merangin dan Air Terjun Puti Daber yang terletak di Peradun Temeras, Kecamatan Muara Siau, Kabupaten Merangin.

Spot Wisata Danau Pauh dan Air Terjun Puti Daber tidak jauh dari jalan utama (aspal). Untuk yang hobi Berwisata cuman gak bisa Track Extreme mungkin wisata satu ini cocok di kunjungi.

Hayuu ke Merangin,kalian akan dimanjakan dengan banyaknya destinasi wisata yang bisa kalian Nikmati.

 

Pada intinya keindahan di Merangin tidak bisa diutarakan dengan sebuah kata-kata saja, Sebelum Kalian Mencoba Menikmatinya Sendiri.

“Lelah Boleh Nyerah Jangan”  Rinaldi (Rendal Bappeda)

Facebook Comments

0 Komentar

TULIS KOMENTAR

Alamat email anda aman dan tidak akan dipublikasikan.